Seputar Mengatasi Keputihan Wanita

mengatasi keputihan wanita

mengatasi keputihan wanita

Memang dalam artikel ini akan dibahas mengenai bagaimana caranya mengatasi keputihan wanita. Akan tetapi sebelum itu akan dibahas terlebih dahulu tentang beberapa informasi yang berkaitan dengan hal tersebut terutama penyebab dan gejala. Biasanya, keputihan terlihat berwarna jernih atau putih. Cairan tersebut mungkin menjadi elastis dan licin selama ovulasi dan sekitar dua minggu setelah periode menstruasi anda. Perubahan pada warna atau jumlah debit cairan dan disertai dengan gejala lain dapat menunjukkan bahwa seorang wanita memiliki infeksi tersebut. Vagina biasanya mengandung bakteri. Pertumbuhan bakteri dapat dikendalikan dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat asam (pH) dan hormon. Apa pun yang mengganggu keseimbangan ini dapat meningkatkan risiko infeksi atau pertumbuhan berlebih bakteri tersebut. Ada banyak sekali pemicu masalah keputihan termasuk penggunaan antibiotik,  Pil KB, penyakit diabetes, kehamilan, stress, penggunaan pakaian ketat atau sintetis, dan lain sebagainya.

Mungkin banyak dari anda yang penasaran mengenai bermacam bakteri penyebab munculnya permasalahan keputihan. Banyak juga mengenai jenis bakteri dan jamur yang menyebabkan keputihan. Dalam hal ini, anda perlu mengetahui jamur Candida yang sering menyebabkan infeksi tersebut. Yang kedua adalah Gardnerella. Ini merupakan jenis bakteri yang ditemukan secara normal dalam saluran kelamin wanita yang merupakan penyebab keputihan. Ada juga organisme trichomonas yang mana merupakan sejenis protozoa. Ini merupakan organisme yang terdiri dari satu sel. Ada pula wanita yang mengalami masalah keputihan yang mana disebabkan oleh penyakit menular seksual seperti gonore atau klamidia. Lalu apa ada penyebab lain? Tentu ada seperti peradangan atau iritasi vagina dari produk beraroma seperti sabun, pembalut atau tampon, diabetes, atau tingkat estrogen yang rendah seperti pada menopause. Apabila mengenai gejala, anda mungkin akan melihat perubahan warna, jumlah cairan atau bau. Mengenai warna, keputihan dapat berupa cairan putih yang terlihat seperti keju. Namun aja juga warna kuning, hijau, dan abu-abu yang biasanya merupakan tanda dari trichomonas atau bakteri vaginosis. Ini juga memiliki bau yang amis.

mengatasi keputihan wanita

mengatasi keputihan wanita

Kalau membicarakan mengenai bagaimana mengatasi keputihan wanita, tentu ada bermacam cara yang sudah dapat diaplikasikan. Ada banyak cara yang dapat diaplikasikan baik itu secara medis maupun secara herbal. Tentu ini akan membuat wanita berpikir tentang bagaimana caranya memperoleh pilihan yang tepat. Namun lebih baik untuk mengatasi keputihan tersebut dengan menggunakan metode alami atau herbal. Apabila tentang metode alami, maka yang pertama dapat anda aplikasikan adalah buah Amla. Mengkonsumsi buah tersebut dua kali sehari selama 30 hari tentu akan memberikan efek yang bagus. Ada juga cara dengan mengkonsumsi buah pisang. Untuk menambah rasa, anda dapat mengkonsumsi buah pisang dengan madu dan juga susu. Tentu ini adalah merupakan ide yang baik. Ada juga produk terbaik dalam mengatasi keputihan seperti Crystal X yang ada dipasaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s