Kenali Warna Keputihan, Patologis atau Normal?

warna keputihan

warna keputihan

Keputihan merupakan masalah wanita yang seringkali terjadi. Hampir setiap wanita pernah mengalaminya tetapi hanya sedikit saja yang menaruh perhatian. Banyak wanita yang menganggap keputihan sebagai masalah enteng. Mereka tidak menyadari bahawa yang muncul. Keputihan bisa jadi pertanda adanya masalah lain pada organ kewanitaan mereka. Pada dasarnya, keputihan merupakan cairan yang dihasilkan dari dalam vagina, rahim, atau leher rahim. Jadi, pada tahap tertentu, cairan keputihan merupakan cairan normal. Tapi ada cairan keputihan yang abnormal, berarti menunjukkan bahwa terjadi masalah seksual yang dialami wanita bersangkutan. Untuk itu, wanita perlu mengetahui warna keputihan, mengenali apakah keputihan tersebut wajar atau tidak. Seperti dilansir Livestrong, ada tiga jenis warna keputihan yang terjadi dan ketiganya menunjukkan ciri dan indikator berbeda. Berikut adalah warna-warna tersebut.

warna keputihan

warna keputihan

Warna Keputihan Putih

Keputihan berwarna putih kental sering dialami oleh wanita. Kekentalannya seringkali tebal sedangkan periode terjadinya adalah pada awal mendekati haid atau saat selesai haid. Keputihan ini bisa jadi disebabkan oleh infeksi ragi sehingga perlu untuk diperiksa secara medis lebih lanjut. Namun, wanita harus tahu bahwa keputihan normal juga berwarna putih tapi tidak seperti susu melainkan putih telur mentah. Perbedaannya adalah pada kekentalan dan bau yang dihasilkannya. Keputihan normal merupakan keputihan yang dihasilkan dari dalam ovarium sebagai tanda bahwa wanita telah mengalami masa ovulasi sehingga terjadi mulai sekitar dua minggu setelah haid selesai. Pada masa tersebut, cairan keputihan dapat menjadi pertanda masa subur dan merupakan keputihan normal.

Warna Keputihan Kuning

Jika keputihan berwarna kuning, hampir dapat dipastikan bahwa keputihan tersebut tidak normal. Keputihan kuning dan seringkali berbau sering dialami oleh wanita. Biasanya keputihan berwarna kuning merupakan gejala paling umum dari adanya infeksi menular seperti gonore, klamida, dan trichomonas. Kuman-kuman sering bersarang pada organ kewanitaan biasanya melalui hubungan seksual.

Cairan Berwarna Jernih dan Melar

Caira keputihan yang berwarna jernih dan melar inilah yang merupakan cairan normal, terjadi selama masa ovulasi. Warnanya kadang cukup pekat pada mulanya, hampir putih, tetapi lama-kelamaan semakin jernih sampai berwujud sempurna seperti putih telur mentah. Jika cairan ini direnggangkan di tangan, cairan ini melar secara sempurna. Ia berupa lendir sehingga ketika direnggangkan tidak akan putus. Wanita tidak perlu khawatir dengan keputihan semacam ini karena tidak berbahaya, hanya menjadi pertanda bahwa sel teur telah siap untuk dibuahi.

Setelah mengenali warna keputihan yang dialami, wanita dapat mengambil tindakan lebih lanjut. Jika keputihannya normal, pada masa sedang keluar cairan, ada baiknya wanita yang ingin hamil untuk segera dibuahi. Jika keputihannya abnormal, mereka perlu untuk diperiksakan lebih lanjut ke dokter. Selain itu, ada juga beberapa solusi seperti menggunakan obat herbal Crystal X yang dapat mengobati keputihan dan masalah kewanitaan lain. Penggunaannya dimasukkan ke dalam  vagina dan bagi perawan dapat dimasukkan ke air dan airnya yang digunakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s