Ciri Keputihan yang Berbahaya Pada Wanita

ciri keputihan

ciri keputihan

Keputihan seringkali dialami wanita dan pada sebagian kasus, keputihan merupakan indikator adanya penyakit, bakteri, atau infeksi yang terjadi pada organ kewanitaan. Ada juga keputihan yang disebabkan oleh jamur. Pada keadaan normal, jamur tersebut ada di kulit dan liang kemaluan wanita. Jika jamur tersebut tumbuh meluas, wanita dapat mengalami keputihan. Sebelum mengetahui ciri keputihan berbahaya, wanita harus tahu ciri keputihan normal untuk membedakannya dengan yang berbahaya. Keputihan normal berwarna bening dan melar. Keputihan ini berwarna keputihan pada awalnya tetapi semakin lama semakin jernih dan menjadi seperti putih telur mentah. Ia juga berlendir, ketika dipegang tidak akan terputus tapi melar sempurna. Terjadinya pada masa sekitar dua minggu setelah menstruasi, terjadi sebagai tanda peningkatan hormon karena adanya proses ovulasi. Keberadaan lendir tersebut merupakan tanda normal bahwa sel telur telah siap dibuahi, pertanda masa subur wanita. Karena keputihan ini normal, tidak ada bau yang dihasilkan.

ciri keputihan

ciri keputihan

Keputihan yang tidak normal adalah berlendir kental dan seringkali menggumpal. Warnanya kekuningan bahkan pada beberapa kasus warnanya kehijauan atau kecoklatan. Keputihan ini berbau busuk atau amis. Keluarnya seringkali dalam jumlah banyak dan disertai dengan rasa gatal atau pedih pada area kewanitaan. Penyebab keputihan ini adalah adanya infeksi pada saluran reproduksi atau adanya jamur candida albicans. Selain itu, keputihan dapat menjadi pertanda adanya polip leher rahim, tumor, kanker, dan lain sebagainya.

Keputihan berbahaya terjadi karena berbagai sebab. Pertama, penyebabnya adalah viginitis. Penyebab viginitis adalah adanya pertumbuhan bakteri normal yang berlebihan. Gejala keputihannya adalah cairan berwarna kuning kehijauan, encer, berbusa, berbau busuk. Jika mengalami keputihan ini, vulva akan membengkak, kemerahan, gatal, agak merah, dan wanita yang mengalaminya akan mengalami nyeri saat  kencing atau berhubungan seksual. Kedua, penyebab berikutnya adalah candidiasis yang berasal dari jamur Candida albicans. Gejalanya adalah cairan berwarna seperti susu basi. Pada area kelamin terjadi rasa gatal dan kemerahan. Candidiasis merupakan jamur yang pada kondisi normal tetap ada tapi bisa menjadi sangat mengganggu ketika berlebihan dan menyebabkan keputihan berbahaya.

Ketiga, penyebabnya adalah bakteri trichomonas. Ciri keputihan ini pun mirip dengan penyebab berikutnya, yaitu keputihan berwarna seperti susu, berbusa, dan kadang kekuningan atau kehijauan. Gejala ini diiringi dengan nyeri saat kencing atau berhubungan seksual serta rasa gatal pada area labia miyora. Kadang penderita keputihan karena bakteri trichomonas ini juga mengalami sakit pinggang. Untuk mengobati keputihan, wanita perlu menjaga kebersihan area kewanitaan. Selain itu, mereka dapat mengkonsumsi obat herbal seperti Crystal X yang terbukti secara ampuh mengobati keputihan. Selain itu, untuk memastikan bahwa tidak ada penyakit kelamin atau untuk mencegah masalah lebih parah, wanita perlu memeriksakan masalahnya ke dokter.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s